Bismillahirrahmanirrahim~

Siapa disini pernah dengar tentang IIP? Ayo cung 👆

Sudah lama sekali saya mendengar tentang IIP. Institut Ibu Profesional. Wohoo 😍 Keren kan.

Ibu Profesional.

Ibu dan profesional. Dua kata yang dulu, tidak saya sangka, bisa disatukan.

Pertama kali mendengar tentang founder IIP, Bunda Septi Peni Wulandari, adalah dari broadcast di grup whatsapp. Tahun 2012 atau 2013. Tentang beliau yang mempunyai 3 anak home schooling dan semuanya hebat. Tentang beliau memilih berhenti bekerja sebagai PNS dan mengabdikan diri sebagai Ibu yang profesional. Sebuah posisi yg kepikiranpun ga, untuk dilakukan secara profesional (oleh saya).

Pencarian di dunia maya pun dimulai, dan saya memutuskan mendaftar di web iip, namun qodarullah komitmen sekolah online itu benar-benar sesuatu :mrgreen: dan akhirnya malah akun iip saya jarang saya buka.

Sampai akhirnya ada program matrikulasi yang akhirnya saya ikuti. Program Matrikulasi Bacth 2. Tahun 2016 lalu. Dan…… Saya gagal. Sekolah online itu benar-benar butuh komitmen. Dan matrikulasi ini adalah sekolah online saya yang kesekian, 😁 yang juga gagal.🙏

Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan untuk mengikuti remidi. Dannnnn akhirnya saya bisa jg mengerjakan semua tugasnya 😂 setelah gagal sebelumnya.

Maksimal? Beluuummm!

Tapi saya bersyukur. Saya sangat beruntung bisa bergabung di IIP. Walau masih singlelillah, namun banyak sekali ilmu dan hikmah yang saya dapat dengan bergabung di IIP ini. 😁😍

Insyaallah akan menjadi modal penting saya dalam menapaki dunia pernikahan kelak. ๐Ÿ˜‰

Iklan