Bismillah

Alhamdulillah Tabarakallahu, 17 hari tantangan Level 11 ini terselesaikan.

Ada rasa haru dalam diri saya, ternyata, saya bisa menyelesaikan dengan konsisten. Mengingat, awal awal kelas Bunsay saya bahkan sempat memvonis diri ikut remidi seperti kelas matrikulasi.

Fitrah Seksualitas adalah suatu tema penting, yang tidak saya sangka, ternyata membawa dampak dan manfaat bagi diri saya.

Dengan belajar dan berusaha membaca ‘kulit’nya saja saya serasa ngaca. Jadi bikin evaluasi untuk diri sendiri.

Merasa, wah ternyata saya bodoh yaa tentang tema ini. Semakin belajar, semakin banyak ngejleb apalagi dengan situasi dan kondisi saat ini. Akhir zaman.

Rasanya perlu memeluk dan menggenggam erat anak-anak kita, tapi, mereka kan tidak selamanya bersama kita?

Catatan tersendiri bagi saya untuk terus memperdalam, mempelajari dan mengamalkan, hal yang penting yang perlu dipersiapkan tentang fitrah seksualitas anak (saya) (kelak) dan anak anak di lingkungan sekitar saya.

– Bahagia! Iyes. Jadi anak yang bahagia, jadi kakak yang bahagia, jadi adik yang bahagia. Kelak jadi Istri bahagia dahulu dan membahagiakan suami sebelum jadi Ibu dan Orang tua bahagia. Bahagia ini erat kaitannya dengan syukur. Kalau kita bahagia InsyaAllah kita bisa membagi kebahagiaan kita pada orang lain

– Komunikasi, karena ternyata banyak hal yang salah tafsir karena komunikasi yang salah.

– Up-to-date. Jadi orang dewasa jaman sekarang, jangan mau kalah sama remaja jaman now. Tapi hati hati. Membaur jangan melebur!

– Keep learning! Jangan malas belajar, membaca, dan mencari informasi. Selalu belajar.

– The most important, du’a! Karena apalah saya, apalah kita tanpa pertolongan dari Sang Pencipta.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk yang menulis (utamanya) dan yang membaca juga.

Tabarakallahu!

Iklan